Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa-jasa para pahlawannya. Siapa pahlawan bangsa? Pertanyaan ini yang sering sekali menjadi ironis saat ini karena kita tidak bisa melihat adanya teladan yang menjadikan dirinya pahlawan bagi bangsa. Hal ini sangat erat kaitannya dengan jati diri bangsa yang telah hillang dan saat ini, tugas kita adalah untuk mengembalikan jati diri bangsa kita, Indonesia.
Indonesia adalah bangsa yang besar, dan tentu saja pluralisme yang ada mendatangkan keunikan tersendiri yang menjadi kebhinekaan bangsa. Berbicar tentang bangsa yang kehilangan jati diri, kita harus merefleksikan ke belakang, mengapa dan bagaimana kita bisa mengembalikan jati diri bangsa.
Tentu saja, tugas ini adalah tugas yang menantang kita, khususnya kita orang muda karena masa depan negeri ini adalah ditangan kita dan tanggung jawab orang muda. Kita bisa lihat bahwa kemerdekaan kita juga diprakarsai oleh sekelompok orang muda yang peduli terhadap bangsa dan negara ini. Mereka memiliki jati diri yang jelas dan dengan visi yang jelas membawa negeri ini di tempat terangnya kemerdekaan.
Ayo, kita harus mengembalikan jati diri bangsa. Bagaimana caranya? Kita harus mulai dari hal-hal kecil dulu dan tidak hanya berdiri sebagai penonton saja. Kita harus bertindak dengan hati-hati dan dengan cepat. Kalau bukan kita, siapa lagi? Singsikan lengan baju dan kobarkan semangat baru dengan hati yang tulus.
Mari maju bersama, kita jadikan pluralisme sebagai kekuatan dan tidak mudah menyerah. Ada harapan untuk kita dan harapan ini hanya bisa terjadi bila hanya kita mau.


